Menu Close

Selayang Pandang

Secara administratif wilayah Kecamatan Kebonagung terdiri atas 14 desa, 44 Dusun, 51 RW dan 246 RT. Seluruh desa di Kecamatan Kebonagung sudah termasuk klasifikasi swasembada. Jumlah perangkat yang telah terisi adalah Kepala Desa sejumlah 12 orang, Sekretaris desa 11 dan Perangkat desa yang lain berjumlah 120 orang. Tanah Bengkok di Kecamatan Kebonagung seluas 612,16 Ha atau sekitar 14,58 persen dari luas wilayah. Sementara itu, untuk tanah kas desa terdapat sekitar 4,07 persen dari total luas wilayah Kecamatan Kebonagung atau seluas 170,75 Ha.
Pembentukan kecamatan Kebonagung juga mengacu terhadap Keputusan menteri dalam negeri nomor 4 tahun 2000 tentang pedoman pembentukan kecamatan. Kecamatan Dempet yang semula terdapat 30 desa, setelah pemekaran dengan penambahan Kecamatan Kebonagung tinggal tersisa 16 desa, yang meliputi:Desa Dempet, Desa Botosengon, Desa Karangrejo, Desa Kunir, Desa Kebonsari, Desa Kedungori, Desa Merak, Desa Sidomulyo, Desa Balerejo, Desa Baleromo, Desa Gempoldenok, Desa Harjowinangun, Desa Keamat, Desa Brakas, Desa Jerukgulung, dan Desa Kuwu. Seedangkan luas wilayahnya yang semula pada tahun 1999, sebagaimana catatan BPS Kabupaten Demak seluas 10.361.000 Ha, setelah pemekaran tinggal 6.210.519 Ha. Untuk jumlah penduduk Kecamatan Dempet sendiri yang semula sebelum pemekaran adalah 86.727 jiwa, setelah pemekaran di tahun 2000 tersisa 50.406 jiwa. Pembentukan  Kecamatan Kebonagung adalah bagian dari respon Pemerintah kabupaten Demak dalam menyikapi pesatnya perkembangan pembangunan di wilayah Demak.  Selain   itu, pemekaran Kecamatan Kebonagung dari Kecamatan Dempet adalah untuk mewujudkan kelancaran pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.
Hal ini dapat menjadi alasan logis, mengingat Keberadaan kecamatan Dempet yang wilayahnya mencakup 30 desa, dengan 90 dusun, serta 105 RW dan 561 RT, dianggap terlalu luas untuk ukuran sebuah kecamatan. Bila dibandingkan dengan 12 kecamatan lain yang ada di kabupaten Demak, jumlah RT dan RW di Dempet, khusussnya sebelum terjadi pemekaran, memiliki junlah terbanyak. Begitupun dengan luas wilayahnya, yang mencapai 10.361.000 Ha atau terluas dari 12 Kecamatan yang ada di Kabupaten Demak. Dengan  kondisi demikian, maka pemerintah Kecamatan Dempet dianggap tak akan mampu secara optimal memberikan pelayanan publik atas terselenggranya pemerintahan Kecamatan Dempet  itu sendiri Oleh karenanya, pemekaran Kecamatan Dempet dianggap pemerintah  Kabupaten Dmak sebagai langkah realistis dalam upaya pemerataan pembangunan dan pelayanan publik yang selama ini untuk beberapa wilayah di Keca- matan Dempet kurang tersentuh akibat luasnya wilayah tersebut.